More

    Polisi dan Jaksa Segera Usut dan Periksa Selisih Uang Sembako Rp. 14.5 M di GTPP Covid-19 Sumut

    LENTERA ACEH – Terbongkarnya selisih jumlah anggaran pengadaan sembako senilai Rp 14,5 miliar di Sumatera Utara, harus segera diusut penegak hukum (Polri dan atau Kejaksaan).

    Gubernur Sumut sebagai penanggungjawab GTPP Covid-19 Sumut harus mendukung proses pemeriksaan tersebut.

    Adanya dugaan temuan selisih harga Rp 14.535.686.000 dari 4 item paket sembako yang akan diberikan kepada 1.321.426 Kepala Keluarga (KK) oleh tim non medis GTPP Covid-19 Sumut, dipimpin Kepala BPBD Riadil Lubis, bisa dikategorikan perbuatan melawan hukum dalam tindak pidana korupsi.

    Praktisi Hukum Joni Sandri Ritonga SH menilai pengadaan paket sembako untuk warga Sumut yang terdampak Covid-19 harus segera diusut tuntas. Tim non medis GTPP Covid-19 harus dipanggil dan diperiksa.

    Baca juga : Dinilai Tak Transparan, Rakyat Diminta Pantau Penyaluran Dana Terdampak Covid -19

    “Dalam hal ini sudah terjadi pengadaannya (paket sembako), artinya sudah terjadi perbuatan yang menyebabkan kerugian uang negara. Karena pengadaan sembako itu menggunakan uang negara,” kata Joni Sandri Ritonga dalam keterangan pers, Minggu (17/5/2020).

    Dalam konteks perbuatan melawan hukum dalam tindak pidana korupsi, ada tiga poin yang harus dipahami dan menjadi pedoman bagi penyelenggara negara.

    Pertama, kata Joni, penyalahgunaan anggaran. Dalam konteks pengadaan sembako ini diduga sudah terjadi penyalahgunaan anggaran, yaitu dengan temuan selisih harga Rp 14,5 miliar dari 4 item paket sembako yang akan diserahkan ke warga Sumut sebanyak 1.321.426 KK,” sebutnya.

    Kedua, kata Joni, penyalahgunaan wewenang. Riadil Lubis sebagai Ketua Tim non medis GTPP Covid-19 Sumut, seharusnya objektif menunjuk pengusaha sebagai rekanan pengadaan paket sembako itu. Artinya, Riadil jangan asal suka menunjuk rekanannya.

    “Saya menduga ada kedekatan antara ketua tim non medis Covid-19 Sumut Ridial Lubis dengan pengusaha yang memasok paket sembakonya.

    Dan ketiga, yaitu penyalahgunaan jabatan. Makanya kita minta penegak hukum mengusutnya. Dugaan itu sangat kental, karena pengusaha pemasok paket sembako tidak dipublis ke publik, siapa dan apa nama perusahaanya,” tutur Joni.

    Dari temuan selisih harga Rp 14,5 miliar, Joni Ritonga berharap penegak hukum segera melakukan penyelidikan dan penyidikan pengadaan sembako itu. “Iya harus, agar tidak terulang lagi perbuatan yang sama,” pungkasnya.

    Sebagaimana diketahui, sesuai keterangan dari Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis bahwa sembako yang akan dibagikan ada 4 item. Jika digunakan harga warung sebelah rumah warga, dari sembako itu beras 10 kg dihargai Rp 104.000, gula 2 kg dihargai Rp 36.000, minyak 2 kg dihargai Rp 24.000, dan mie instan Rp 50.000 untuk 20 bungkus, totalnya masih Rp 214.000.

    Sementara harga satu paket sembako yang disiapkan tim non medis GTPP Covid-19 Sumut nilainya Rp 225.000 per paket. Dari situ saja selisih harganya sebesar Rp 11.000 per paket sembakonya. Jadi Rp 11.000 dikali 1.321.426 KK, ada selisih Rp 14.535.686.000. (*)

    Sumber : kliksumut.com

    Isi Komentar Anda

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    iklan

    - Advertisement -
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    TERKINI

    Dua Kurir Narkoba Berstatus Mahasiswi Diringkus Polisi

    Banda Aceh - Satresnarkoba Polresta Banda Aceh meringkus dua kurir Narkotika jenis sabu berinisial IN (23) dan ZH (23), tercatat sebagai warga...

    Bimtek ESQ Tahap II Dibuka Bupati Bireuen

    Banda Aceh - Bimbingan Teknis (Bimtek) ESQ bertaraf Nasional tahap ke II yang diikuti ratusan Keuchik se-kabupaten Bireuen dibuka langsung Bupati Bireuen,...

    Ramu 3 Potensi Individual, ESQ LC Bimbing Ratusan Keuchik dan Peutuha Tuha Peut

    Banda Aceh - Bimbingan Teknis (Bimtek) ESQ bertaraf Nasional di Hotel Permata Hati Banda Aceh diikuti Ratusan Keuchik dan Peutuha Peut Gampong...

    LSM APD Gelar Pelatihan TTG dan Pembuatan Pakan Ternak Alternatif

    LENTERA ACEH - Penggunaan teknologi tepat guna (TTG) secara optimal diyakini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu juga memberikan nilai tambah produk,...

    Bank Aceh Syariah Bireuen Gelar Workshop Pemberdayaan Ekonomi Digital bersama KGPB

    Bireuen - PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen bekerjasama dengan Komunitas Gerakan Penulis Bireuen (KGPB) yang diketuai Rizki Dasilva menggelar workshop, di Resto...

    SMKN 1 Bandar Dua Membagikan Ribuan Masker dan Poster Covid-19

    Pidie Jaya - Mensukseskan program Gerakan Sejuta Masker (GEMA), Tim pencegahan Covid-19 Sekolah dan Siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bandar...

    Pemkab Pidie Jaya Serahkan Ambulance untuk 3 Puskesmas

    LENTERA ACEH - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyerahkan tiga Ambulance untuk tiga Puskesmas dalam kabupaten setempat, Jum’at (28/8/2020).Ambulance yang masing-masing diperuntukkan kepada...

    TERPOPULER

    Ini Dia Sosok Menteri Termiskin di Indonesia Karena Terlalu Jujur

    LENTERA ACEH - KETIKA sedang takjub menyaksikan ada beberapa (tidak semua) pihak yang tega menyalahgunakan jabatan dan kekuasaan untuk mengeruk harta benda bagi diri...

    Gerebek Rumah Koruptor, Polisi Temukan Uang Rp 525 Triliun dan Ratusan Ton Emas Batangan, Ini Tempat Persembunyiannya!

    LENTERA ACEH - Masalah korupsi sepertinya sudah menjadi hal yang tidak ditutup-tutupi lagi, baik di Indonesia atau pun di luar negeri. 'Kegiatan' yang satu ini...

    Terkendala Biaya, Afika anak Miskin Luka Bakar di Kecamatan Ulim Harapkan Uluran Tangan Dermawan

    LENTERA ACEH - Seorang anak di Gampong Blang Rheu Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya tergeletak kesakitan di Rumah orang tuanya akibat luka bakar yang...

    Gegara Menanam 50 Batang Ganja di Kebun Cabai, Seorang Oknum PNS di Pidie Jaya Diamankan Polisi

    LENTERA ACEH - Salah seorang orang oknum PNS di Kabupaten Pidie Jaya diamankan Polsek Bandar Baru gegara menanam 50 batang tanaman ganja di kebun...

    Dianggap Janggal, Mahasiswa Minta Bupati Pidie Jaya Transparan Terkait Anggaran Covid-19

    LENTERA ACEH - Aktivis Mahasiswa Universitas Malikul Saleh (Unimal) Edi Fakrurradi , menganggap ada kejanggalan terkait upaya Pemerintah Daerah Pidie Jaya dalam Pengadaan 35...

    Surat Edaran Direktur RSUD dr. Fauziah : Tenaga Kontrak/Honorer Yang Tidak Masuk Dinas Akan Dikeluarkan

    LENTERA ACEH - Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS,. mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh tenaga kontrak/honorer rumah sakit milik pemwrintah...

    Anggota DPR RI Asal Aceh Apresiasi Bupati Pidie Atas Penemuan Pupuk Organik Yang Tidak Mengandung Racun

    LENTERA ACEH - Anggota DPR RI asal Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal mengunjungi Kabupaten Pidie hari Selasa (3/3/2020) Saat ditemui Wartawan Lentera Aceh di ruang...

    Polisi dan Jaksa Segera Usut dan Periksa Selisih Uang Sembako Rp. 14.5 M di GTPP Covid-19 Sumut

    LENTERA ACEH – Terbongkarnya selisih jumlah anggaran pengadaan sembako senilai Rp 14,5 miliar di Sumatera Utara, harus segera diusut penegak hukum (Polri dan atau...

    Begini Cara Bupati Cantik Menangani Bantuan Pandemi Covid-19

    LENTERA ACEH - Cantik, muda, menarik dan energik, Kristine Paruntu Bupati Minahasa Selatan ( MINSEL ) Punya Uraian Penjelasan Detail Mengenai Sumber dana untuk...

    Presiden Jokowi dan Ibu Negara Kunjungi Aceh, Ini Agendanya

    LENTERA ACEH – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Aceh, pada Jumat (21/02) hiingga Sabtu (22/02) ke Kabupaten Bireun. Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan, Presiden...